::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

Perwujudan Islam Nusantara, Harlah NU 96 di Alun-alun Klaten Gunakan 4 Bahasa



NU Klaten - Ada yang luar biasa saat Harlah NU 96 di Alun-alun Klaten. Biasanya Master of Ceremony (MC) atau Pewara (pembawa acara) menggunakan Bahasa Indonesia dalam membawakan dan memandu berlangsungnya sebuah acara. Namun, saat  Istighosah Kubro dalam rangka Harlah NU 96 yang dilaksanakan di Alun-alun Klaten pada tanggal 3 April 2019 menggunakan 4 bahasa. 4 (empat) bahasa itu meliputi Bahasa: Inggris, Arab, Indonesia dan Jawa. Cara unik ini dilakukan untuk menunjukkan kepada jama’ah dan masyarakat bahwa NU banyak potensi.

“Mengapa menggunakan 4 bahasa? Karena untuk menunjukkan kepada jama’ah dan masyarakat luas bahwa NU memiliki banyak potensi, diantaranya keterampilan dalam menggunakan berbagai bahasa.” ungkap Fitroh, Nahdliyyah, koordinator Master of Ceremony (MC)

Disamping itu, dengan menggunakan 4 bahasa yang berbeda merupakan perwujudan dari Islam Nusantara yaitu salah satunya dalam hal bahasa.

“NU akan terus melestarikan nilai-nilai kebajikan dalam Budaya Nusantara, tetapi NU juga senantiasa dinamis dalam menghadapi perubahan zaman tanpa harus kehilangan jati dirinya sebagai Orang Islam. Karena pernah ada ungkapan: “memelihara tradisi lama yang masih baik dan mengambil yang baru yang lebih baik” (almuhafazhah ‘ala islafisshalih wa alakhdzu bil jadidil ashlah). Inilah salah satu perwujudan dari Islam Nusantara”, ungkap Minardi, salah satu Master of Ceremony (MC)

Master of Ceremony (MC) pada kesempatan ini terdiri dari empat orang. Master of Ceremony (MC) dalam Bahasa Inggris oleh Ilmiyatun Ainul Qolbi; Bahasa Indonesia oleh Nashihatul Masruroh; Bahasa Arab oleh Fitroh Nahdliyyah dan Bahasa Jawa oleh Minardi. (Fajar/Min)


Tag : PCNU
0 Komentar untuk "Perwujudan Islam Nusantara, Harlah NU 96 di Alun-alun Klaten Gunakan 4 Bahasa"

Back To Top