::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

Ikutilah Pelatihan Madrasah Amil, Pelatihan dan Kaderisasi Amil NU


NU Klaten- Selasa - Rabu, 30 April - 1 Mei 2019, NU Care - LazisNU Klaten akan mengadakan Madrasah Amil dalam rangka menjadikan lembaga yang strategis ini dapat dikelola secara profesional dan amanah sehingga mampu memberi kemanfaatan yang optimal bagi jamaah dan jamiyyah.

"Kegiatan yang akan dilaksanakan di Ponpes Mambaul Hikam Batur, Ceper ini bertujuan untuk Kaderisasi Amil, Mengoptimalkan Lembaga dan Memaksimalkan Misi Kemanusiaan dan Pemberdayaan Nucare-Lazisnu Klaten." H. Muh. Cahyanto, Ketua NU Care - LazisNU Klaten

Persoalan yg kita hadapi hampir sama dirasakan dengan daerah yang lain yaitu minimnya SDM yg berkompetensi dan capable. Kelemahan dan permasalahan ini, sejauh yang dapat dikaji, tampaknya memang berkaitan erat dengan kondisi para amil [pelaksana] lembaga, khususnya profesionalisme mereka. Karena itulah, Madrasah Amil ini digerakkan sebagai ikhtiar untuk menuju profesionalisme manajemen lembaga.

H. Muh Cahyanto, Ketua NU Care - LazisNU Klaten


Mengatakan sesuatu tidak profesional memang mudah, tetapi bagaimana mengukurnya? Sikap profesional, semestinya harus ditunjukkan oleh siapa saja yang ingin berhasil dalam mengelola sebuah lembaga, apakah bersifat profit-oriented atau tidak. Karena itu, profesional harus bermakna seragam. Ada beberapa ukuran yang paling sedikit dapat dipakai untuk menyebut seseorang sudah masuk kategori profesional atau belum. Pertama, sesuatu yang berkaitan dengan kompetensi. Misalnya, bila seseorang ingin diakui sebagai dokter, akuntan, atau lawyer profesional, maka ia harus mampu menunjukkan kompetensinya lewat pendidikan formal dalam profesi tersebut. 

Kedua, adanya komitmen untuk bekerja penuh waktu bukan sekadar paruh waktu, serta komitmen tinggi menekuni pekerjaan. Kalau kita perhatikan seorang olahragawan profesional, maka terlihat adanya komitmen tinggi untuk memakai sebanyak mungkin waktu yang ada hanya untuk menggeluti bidangnya. Ketiga, keinginan untuk selalu menambah ilmu dan kemampuannya.

"Madrasah Amil tahap l ini akan diikuti sekitar 100 peserta atau 2 kelas yang merupakan perwakilan dari Upzis Lazisnu MWC NU. Peserta akan mendapatkan banyak ilmu, sertifikat, kaos dan lain-lain." imbuh Muh Cahyanto 

Semoga dengan adanya Madrasah Amil pengelolaan Lazisnu ke depan semakin MANTAP (Modern, Akuntabel, Transparan, Amanah dan Profesional). Dengan demikian akan membuka peluang pekerjaan untuk menjadi amil disetiap tingkatan dan disinergikan dengan lembaga2 yang lain khususnya dengan BMT Syeich Hasyim Asy'ari. (Habib/Min)
Tag : LazisNU, Lembaga
0 Komentar untuk "Ikutilah Pelatihan Madrasah Amil, Pelatihan dan Kaderisasi Amil NU"

Back To Top