::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

Refleksi Menjelang Harlah NU ke 96 versi Hijriyah



Mensyukuri Atas Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke 96 versi Hijriyah

Bersyukur kepada Allah:
Bahwa kita dipertemukan dengan sebuah Jam'iyyah,
Bahwa kita bisa Berkhidmah di dalamnya,
Bahwa kita bisa Ngalap Berkah di dalamnya,

Sebuah Organisasi yang Berbeda dengan organisasi pada umumnya, 
Bukan organisasi biasa,
Organisasi yang tidak hanya mengedepankan kehidupan di dunia,
Tetapi juga kehidupan di akhirat,

Organisasi yang didirikan bukan hanya melalui pemikiran, strategi dan konsep yang matang dan tajam,
Tetapi NU juga merupakan organisasi yang didirikan atas doa Para Ulama, 
NU adalah organisasi yang memiliki Keramat karena merupakan Tirakat Para Ulama dan Petunjuk Para Wali,

Kita bukan Ngurip-uripi NU,
NU tidak butuh kita, kitalah yang membutuhkan NU,
NU akan tetap Ada dan Lestari, Walaupun kita ogah berkhidmah di dalamnya,

“Ya Jabbar, Ya Jabbar, Ya Jabbar. Ya Qahhar, Ya Qahhar, Ya Qahhar.
Siapa yang berani pada NU akan hancur. Siapa yang berani pada ulama akan hancur.” (Doa dari Mbah Kholil Bangkali kepada Mbah Hasyim Asy'ari, disampaikan oleh Mbah As'ad Syamsul Arifin menjelang berdirinya NU) 

NU Menjaga dan Melestarikan Kemurnian Ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah,
Dan Melestarikan Tradisi-Budaya serta Dinamis Menerima Perubahan Zaman.

Menjelang SeAbad, Satu Abad, 1 Abad NU, 
Marilah kita bersungguh-sungguh dalam Berkhidmah dan Ngalap Berkah di NU,

Pertama, bahwa Warga Nahdliyyin mesti mempelajari apa dan bagaimana NU. Untuk itu, jika telah mengaku berkhidmah dan mengalap berkah di NU, maka harus tahu NU itu apa dan bagaimana. Agar tidak termakan hoaks informasi tentang NU, maka mendekatlah dengan Para Ulama NU dan Pimpinan NU agar mendapatkan ilmu dan informasi yang valid. Kedua, yaitu setelah mempelajari juga perlu untuk diamalkan dan diajarkan. Ketiga, Jihad ala NU. Maka segenap jam'iyyah dan jama'ah NU harus melancarkan dan mensukseskan segala program dan keberlangsungan NU. Keempat, sabar dalam berjuang bersama NU. Terakhir, yakni memiliki keyakinan terhadap perjuangan NU. (Wasiat Mbah Ali Maksum Krapyak)

Lihat juga: http://www.nu-klaten.or.id/2019/01/panjenengan-nu-ini-5-pesan-mbah-ali.html

oleh: LTN NU Klaten
Tag : PCNU
0 Komentar untuk "Refleksi Menjelang Harlah NU ke 96 versi Hijriyah"

Back To Top