::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

Ojo Kagetan lan Ojo Gumunan di Media Sosial


Internet, khususnya media sosial merupakan lautan luas, langitan luas, dunia luas yang kosong dan menjadi rebutan orang untuk mengisinya, maka disebut Jagad Maya. Jagad Maya ini isi, ada informasi jika ada yang mengisi, jika ada yang memberikan informasi. Karena ternyata jagad maya bukan hanya untuk komunikasi semata, melainkan telah bertambah menjadi sarana informasi.

Informasi apa yang berada di jagad maya, tinggal tergantung yang mengisinya. Jika hanya ada informasi yang menuduh "bid'ah", "sesat", "kafir", "syikir" pada amaliyah-amaliyah NU, maka para penikmat media sosial akan mudah menyimpulkan bahwa amaliyah-amaliyah NU seperti itu. Maka perlu adanya narasi tandingan atau kontra narasi yang menjelaskan amaliyah-amaliyah NU dengan dalil yang kuat dan menyebarkannya di internet. Namun nampaknya Watak Manusia Nusantara telah terjadi pergeseran, sehingga jarang mencari informasi penyeimbang untuk dibandingkan atau tabayyun. Dan itu seharusnya tidak terbatas hanya soal informasi ke-NU-an melainkan semua informasi yang berada di internet.

Para Leluhur Jawa pernah memberikan satu petuah Ojo Kagetan lan Ojo Gumunan yang bisa diterapkan dalam melawan informasi simpang-siur di internet. Informasi simpang-siur itu bisa: hoax (berita bohong), ujaran kebencian dan berita bukan hoax tapi kurang data. Maka menghadapi seperti itu, ojo kagetan gak usah kaget, selow aja, nyante wae, karena kepanikan inilah yang diharapkan si pembuat untuk menciptakan kegaduhan. Maka setelah itu ojo gumunan jangan mudah terheran-heran lalu dianggap berita menarik terus disebar-ulang agar banyak orang ikut tahu.

Jika pengguna media sosial kok mudah kagetan dan mudah gumunan maka akan menggiring kepada kepanikan dan kegaduhan. Berita yang belum pasti apakah itu: hoax, ujaran kebencian, ataupun berita bukan hoax tapi kurang data, akan memenuhi dunia maya dan rekam jejak digitalnya tidak akan pernah bisa dihapus. Menahan diri, menahan jari untuk "share" sembari mencari informasi yang valid menjadi sarana untuk menciptakan internet sehat. Disaring sebelum men-share.

oleh: Minardi, Ketua LTN NU Klaten


Tag : Opini
0 Komentar untuk "Ojo Kagetan lan Ojo Gumunan di Media Sosial"

Back To Top