::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

Melalui NU Peduli, Bersama-sama Sinergi, Semua Bergerak Dalam Satu Bendera dan Satu Wadah



Kamis, 28 Maret 2019, bertempat di Kantor PCNU Klaten NU Care - LazisNU Klaten kerawuhan Ketua NU Care - LazisNU Pusat beserta Tim Madrasah Amil. Silaturahim ingin melihat langsung keadaan pengurus daerah juga untuk memberi penguatan dan dorongan agar tetap semangat dan istiqomah. Bahwa melalui NU Peduli, kita bersama-sama bersinergi, semua bergerak dalam satu bendera, satu wadah.

"NU Care saat ini memiliki 9 Saka atau Pilar Program, yang kemudian dipecah lagi lebih spesifik menjadi 32 program, yang itu untuk implementasi kita sinergi bersama lembaga dan Banom NU. Misal program Jambu atau Jamban Bagus yang merupakan program kesehatan, kita sinergi bersama LKNU. Ada Sanadi atau Santri Mengabdi, itu sinergi bareng LDNU atau RMI. Bahwa melalui NU Peduli, kita bersama-sama bersinergi, semua bergerak dalam satu bendera, satu wadah." Ketua PP NU Care-LAZISNU, Achmad Sudrajat



NU Care - LazisNU Klaten bersyukur, merasa senang dan berterimakasih telah dikunjungi Ketua dan Tim Madrasah Amil. Acara Silaturahim yang dihadiri segenap pengurus NU Care - LazisNU, Upzis MWC NU Klaten dan juga ketua PCNU Klaten ini digunakan untuk saling memberikan masukan, penyampaian persoalan, tantangan,dan langkah kedepan demi perbaikan lembaga khususnya dalam pengelolaan atau manajemen.

"Terima kasih kepada Pengurus Pusat NU Care-LAZISNU, atas kunjungannya pagi ini. Kami sangat senang. Alhamdulillah, meski mendadak, semalam baru dapat kabar, dari 26 MWCNU ada 16 MWCNU yang hadir pada kesempatan kali ini." Muh. Cahyanto, Ketua NU Care - LazisNU Klaten



Persoalan yang kita hadapi hampir sama dirasakan dengan daerah yang lain yaitu minimnya SDM yg berkompetensi dan capable. Kelemahan dan permasalahan ini, sejauh yang dapat dikaji, tampaknya memang berkaitan erat dengan kondisi para amil [pelaksana] lembaga, khususnya profesionalisme mereka. Karena itulah, Madrasah Amil segera digerakkan sebagai ikhtiar untuk menuju profesionalisme manajemen lembaga.

Ketua PCNU Klaten memberikan dorongan agar lembaga strategis ini benar2 bisa dikelola secara profesional.

"Kami berterima kasih sekali atas kehadiran, silaturahmi dari LAZISNU Pusat. Kami berharap, kami mohon bimbingannya untuk LAZISNU secara khusus di Klaten semakin baik." H. Mujiburrahman, Ketua Tanfidziyah PCNU KLaten



Mengatakan sesuatu tidak profesional memang mudah, tetapi bagaimana mengukurnya? Sikap profesional, semestinya harus ditunjukkan oleh siapa saja yang ingin berhasil dalam mengelola sebuah lembaga, apakah bersifat profit-oriented atau tidak. Karena itu, profesional harus bermakna seragam. Ada beberapa ukuran yang paling sedikit dapat dipakai untuk menyebut seseorang sudah masuk kategori profesional atau belum. 

Pertama, sesuatu yang berkaitan dengan kompetensi. Misalnya, bila seseorang ingin diakui sebagai dokter, akuntan, atau lawyer profesional, maka ia harus mampu menunjukkan kompetensinya lewat pendidikan formal dalam profesi tersebut. 

Kedua, adanya komitmen untuk bekerja penuh waktu bukan sekadar paruh waktu, serta komitmen tinggi menekuni pekerjaan. Kalau kita perhatikan seorang olahragawan profesional, maka terlihat adanya komitmen tinggi untuk memakai sebanyak mungkin waktu yang ada hanya untuk menggeluti bidangnya. 
Ketiga, keinginan untuk selalu menambah ilmu dan kemampuannya. (Habib/Min)




Tag : LazisNU, Lembaga
0 Komentar untuk "Melalui NU Peduli, Bersama-sama Sinergi, Semua Bergerak Dalam Satu Bendera dan Satu Wadah"

Back To Top