::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

Tugas Praktisi Ruqyah: Mendakwahkan Al Qur'an Sebagai Obat dan Benteng Aqidah Aswaja




NU Klaten - Para praktisi ruqyah yang mendakwahkan Al Quran sebagai obat dari segala penyakit dan sekaligus menjadi benteng aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah dalam wadah Nahdlatul Ulama. Hal ini disampaikan oleh Kyai Asmuni Fattah, Ketua JRA Banyu Bening Klaten. Dalam acara Harlah Jam'iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) ke 2. Hari Senin, 15 Januari 2019, pukul 19.30 WIB di Sekertariatan JRA Banyu Bening Klaten (Ndalem Cipto Utaman, Kadirejo, Karanganom, Klaten). 



"Di moment Harlah JRA ke 2 diharapkan para praktisi ruqyah yang mendakwahkan al-Quran sebagai obat dari segala penyakit dan sekaligus menjadi benteng aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah dalam wadah Nahdlatul Ulama." ungkap Kyai Asmuni Fattah, Ketua JRA Banyu Bening Klaten



Senada dengan Kyai Asmuni, Bapak H. Mujiburrahman mempertegas bahwa tugas praktisi ruqyah untuk mendakwahkan Al Qur'an sebagai obat. Dan diharapkan untuk terus meningkatkan konsolidasi antar praktisi.

"Para praktisi JRA wajib bersyukur masuk bagian dari Nahdlatul Ulama dan berkiprah di dunia ruqyah dengan mendakwahkan Al Quran sebagai syifa'.  Dipersilahkan untuk terus meningkatkan konsilidasi antar pengurus dan praktisi untuk dakwah dalam wadah JRA dengan tujuan untuk memberikan manfaat bagi umat lebih maksimal." H.Mujiburrahman, Ketua Tanfidziyah PCNU Klaten 



Acara malam itu dihadiri sekitar 80 praktisi JRA se-Klaten. Diawali dengan Pembacaan Rotib Al-Athos dipimpin oleh Kyai Hamam Baihaqi, selaku Ketua LDNU Klaten. (Kho/Min)


Tag : LDNU
0 Komentar untuk "Tugas Praktisi Ruqyah: Mendakwahkan Al Qur'an Sebagai Obat dan Benteng Aqidah Aswaja"

Back To Top