::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

Pesantren Kilat dari IPNU-IPPNU Tulung



Edisi liburan sekolah semester ini dimanfaatkan oleh PAC IPNU-IPPNU Kec. Tulung untuk mengadakan acara SANLAT (Pesantren Kilat) 2018 yang  bekerjasama dengan Pondok Pesantren Kyai Ageng Selo, Selogringging. Sanlat kali ini mengusung tema "Liburan Ceria Bersama PAC IPNU-IPPNU Kec. Tulung" yang diikuti oleh dari berbagai Santri, anak TPQ, Siswa sekolah umum  dan anak-anak sekitar Pondok. 

Antusiasme kegiatan ini disambut hangat oleh masyarakat Tulung dan sekitarnya dimana peserta Sanlat mencapai 164 santri padahal batas kuota dari panitia adalah 150 santri. Mereka berbondong-bondong menuju ponpes untuk merasakan bagaimana menjadi seorang santri. 

Kegiatan sanlat dilaksanakan tanggal 25-26 Desember 2018 walaupun pagi itu cuaca mendung dan hujan namun tidak menyurutkan semangat para santri untuk mencari ilmu. Dalam sanlat ini peserta tidak hanya diberikan pengajaran agama khas pondok saja tetapi diajak juga untuk mengembangkan kapasitas diri dalam kehidupan masa depan. 

Sekarang santri tidak hanya bisa ngaji saja tetapi harus memiliki semangat dalam kompetisi prestasi. Banyak sekali tokoh-tokoh nasional yang berasal dari kalangan santri seperti Menpora Imam Nahrowi, Mensos Khofifah Indar Parawansa yang sekarang menjadi Gubernur Jawa Timur, Wakil Gubernur jawa Tengah Gus Yasin termasuk juga Presiden keempat Indonesia KH. Abdurrahman Wahid atau yang biasa disapa  Gusdur dan masih banyak yang lainnya. Tidak hanya itu saja,sekarang banyak santri juga menggeluti dunia olahraga dan berprestasi seperti pemain nasional U-19 dan sekarang pondok pesantren telah melebarkan sayapnya dengan membuat kegiatan Liga Santri Nasional yang diharapkan menjadi jembatan santri dalam menyalurkan hobi terlebih-lebih dapat berprestasi. 

Panitia membuat kegiatan Strategis ini karena mengetahui bahwa betapa besar peran pondok pesantren dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan,kebudayaan dan kebangsaan sekaligus menjadi promotor dalam mengajak masyarakat dan orang tua untuk menaruh anak mereka di pondok pesantren. 



Kegiatan sanlat ini juga diisi dengan kegiatan Senam, gerak jalan dan permainan edukatif yang diharapkan mampu menjaga keseimbangan jasmani dan rohani. Disini para santri juga diberi waktu untuk menyampaikan hobi mereka seperti bernyanyi dan bersholawat. Mereka saling membangun komunikasi antarsantri yang sebelumnya belum saling mengenal. Kegiatan sanlat ini juga menjadi pembelajaran dan solidaritas untuk kader-kader Muda NU terutama rekan-rekanita Ipnu-Ippnu  dimana kader harus dekat dengan masyarakat dan berkontribusi didalamnya. Hal ini sesuai dengan tujuan berdirinya Ipnu-Ippnu yang disampaikan oleh Prof. KH. Tholhah Manshur, S.H: "IPNU-IPPNU didirikan bukan untuk mencetak kader elite yang jauh dari masyarakat tetapi kader yang dekat dengan masyarakat". 

Pada sesi akhir acara diadakan kuis berhadiah dan Kesan Pesan yang diwakili oleh Adinda Putri yang mengharapkan acara seperti ini diadakan kembali pada kesempatan berikutnya. Acara sanlat PAC IPNU-IPPNU Kec. Tulung dan Ponpes Kyai Ageng Selo ini ditutup pukul 9.00 WIB tanggal 26 Desember 2018 oleh KH. Zainuddin beliau menyampaikan: "saya tidak mau menutup acara ini, karena saya ingin kegiatan santri ini terus bersambung dimanapun dan kapanpun" sebelum beliau menutupnya dengan doa dan foto bersama antara panitia dan peserta.

Panitia mengucapkan terima kasih terhadap semua pihak yang telah mensukseskan acara Sanlat ini baik dari Shohibul Ma'had Kyai Ageng Selo, MWC NU Tulung, Ansor-Banser kec. Tulung, Masyarakat NU Tulung dan semua pihak yang telah membantu acara ini. (Anam/Min)

Tag : Banom, IPNU, IPPNU
0 Komentar untuk "Pesantren Kilat dari IPNU-IPPNU Tulung"

Back To Top