::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

Ada Yang Lebih Utama dari Kekuatan dan Kemenangan


Sugih tanpo bondo, (kaya tanpa harta)
Digdoyo tanpo aji (sakti tanpa aji-aji atau kesaktian)
Nglurug tanpo bolo, (menuju areal lawan tanpa pasukan)
Menang tanpo ngasorake, (menang tanpa mengalahkan)

Trimah mawi pasrah, (berserah diri dengan pasrah)
Suwung pamrih tepi ajrih, (sepi pamrih jauh dari takut)
Langgeng tan ana susah tan ana bungah, (kekal tanpa ada susah tanpa ada seneng)
Anteng manteng sugeng jeneng. (anteng diam banyak nama)

(Raden Mas Panji Sosrokartono) 

Yang ada di dunia ini tidak ada yang abadi. Semua serba semu dan sementara. Jika dirunut dari awal penciptaan (purwaning dumadi) bahwa dunia seisinya sebagai sarana ibadah kepada Allah. Dunia ini lahan untuk mencari bekal di dunia ini. Maka seharusnya menempatkan dunia seisinya ini ya di tangan saja. Jangan sampai tertipu, tujuan menjadi kabur dan dunia yang menjadi sarana ini malah menjadi tujuan.

Mungkin ada seorang pendekar yang berjalan dari gunung ke gunung, dari lembah ke lembah, dari laut ke laut hanya ingin menantang banyak orang dan membunuhnya. Hanya ingin mencari menang terkenal, sampai lupa bahwa di atas langit masih ada langit. Waktunya sia-sia dan pada akhirnya mati tua atau mati terbunuh. Model pendekar seperti ini bisa dilihat di layar televisi, walaupun tidak semua pendekar seperti itu. Karena ada yang lebih utama dari dunia ini, yaitu ibadah kepada Allah.

Hidup ini bukan urusan menang atau kalah. Jika tidak membahas menang atau kalah maka tidak perlu mencari 'musuh'. Semua di dunia ini adalah sesama makhluk Allah, yang sama-sama beribadah kepada Allah. Tidak perlu ada 'musuh' agar energi dan pikiran ini jadi positif. (Min)




Tag : Opini
0 Komentar untuk "Ada Yang Lebih Utama dari Kekuatan dan Kemenangan"

Back To Top