::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

Oase: Mencintai Sesama, Mulia Di Hadapan Allah



NU Klaten - Hendaklah kita senantiasa tetap mengedepankan cinta kasih kepada sesama manusia. Walaupun mendekati suasana politik ini, antar penduduk memiliki perbedaan pilihan. Karena orang yang mengedepankan cinta kasih, mulia derajatnya di Hadapan Allah. Demikian itu pesan dari KH. Drs. Muchlis Hudaf, selaku Rois Syuriah PCNU Klaten saat memberikan nasehat pada acara Klaten Berdzikir dan Bersholawat bersama Al Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf dari Surakarta, Para Ulama dan Bupati Klaten bersama jajarannya. Pada tanggal 13 November 2018, pukul 19.30 WIB - selesai, di Lapangan Kemudo, Prambanan, Klaten.

"Orang yang berkumpul bersama, Allah mencurahkan Rahmat. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, diriwayatkan dari Abu Hurairah dan Abu Said al-Khudri, mereka bersaksi bahwa: 

"Rasulullah Saw bersabda: Tidak ada sekelompok kaum pun (dalam suatu mejelis) yang berdzikir kepada Allah, kecuali malaikat akan mengelilingi mereka, rahmat akan menyelimuti mereka, ketenangan akan datang pada mereka,  dan Allah akan menyebutnya di dalam orang-orang dekatnya." (HR Muslim)" kata Kyai Muchlis

Kalau kita di dunia saling menyayangi, saling mencintai, saling menghargai nanti diberi tempat sangat mulia oleh Allah.

"Hadits kedua, dengan tujuan agar semakin cinta dengan majelis-majelis seperti ini. Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya ada di antara hamba Allah (manusia) yang mereka itu bukanlah para Nabi dan bukan pula para Syuhada’. Mereka dirindukan oleh para Nabi dan Syuhada’ pada hari kiamat karena kedudukan (maqom) mereka di sisi Allah Subahanahu wa Ta’ala seorang dari Sahabatnya berkata, “siapa gerangan mereka itu wahai Rasulullah, semoga kita dapat mencintai mereka. Nabi shallallahu alaihi wasallam menjawab dengan sabdanya: mereka adalah suatu kaum yang saling berkasih sayang dengan anugerah Allah bukan karena ada hubungan kekeluargaan dan bukan karena harta benda, wajah-wajah mereka memancarkan cahaya dan mereka berdiri di atas mimbar-mimbar dari cahaya. Tiada mereka merasa takut seperti manusia merasakannya dan tiada mereka berduka cita apabila para manusia berduka cita.” (HR. an Nasai dan Ibnu Hibban dalam kitab shahihnya)" kata Kyai Muchlis menguatkan

Walau saat-saat kampanye politik, tapi jangan terpancing berpanas-panasan. Kita ciptakan suasana damai, suasana rukun, suasana rukun, karena merekalah yang ditempatkan oleh Allah di tempat mulia, dan kita jangan sampai melewatkan tempat itu. Mereka orang saling mencintai, saling menghargai, saling menyayangi walau dari berbeda-beda. (Nan/Min)






Tag : Syuriah, Tausyiah
0 Komentar untuk "Oase: Mencintai Sesama, Mulia Di Hadapan Allah"

Back To Top