::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

Mungkinkah HP ku Disadap?


NU Klaten - Human security maupun national security akan menjadi bahasan menarik nampaknya. Setiap hendak mendaftar ke suatu layanan media sosial, setiap calon pengguna wajib menyantumkan identitas yang hampir detail. Karena penyantuman identitas ini untuk meminimalisir penggunaan media sosial untuk kejahatan, baik penipuan sampai propaganda terorisme. 

Pada pembahan sebelumnya, penulis mencoba menjelaskan tentang Data Pribadi dan Rekam Jejak Digital 


Diantaranya agar kita lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Khususnya data pribadi kita dipakai untuk hal-hal yang tidak bertanggungjawab. Salah satunya, penulis mencoba membahas mengenai Penyadapan. Penyadapan bisa dengan mudah dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Penyadapan bisa dilakukan karena menganggap yang disadap itu lawan politiknya, saingan bisnis, masalah cinta monyet, musuhan anak muda yang tidak jelas alasannya ataupun sampai Pertahanan Negara. Dewasa ini, penyadapan bisa dilakukan dengan mudah dan murah.

Kecanggihan zaman dalam bidang teknologi terkadang disalah-gunakan oleh sebagian orang untuk kepentingannya. Cara penyadapan itu sendiri bisa dilakukan dengan dua jalan yaitu melalui aplikasi handphone dan melalui link. Pertama, seseorang bisa mengawasi/menyadap orang lain dengan aplikasi handphone. Di internet sudah banyak menyediakan berbagai aplikasi untuk menyadap, dengan tingkat variasinya masing-masing. Misalnya: Si A hendak menyadap handhone Si B. Awalnya Si A mendownload dan menginstall aplikasi penyadapan setelah itu mencoba meminjam handphone Si B, lalu menanamkan semacam aplikasi di handphone Si B. Aplikasi yang ditanam ini tidak terlihat, sehingga hanya Si A saja yang mengetahui kalau handphone Si B sedang disadap.

Kedua, seseorang bisa menyadap dengan menggunakan link atau menyebar link. Misalnya: Si A seakan membuat berita atau pengumuman atau info menarik agar khalayak umum mau membuka link itu. Karena dianggap menarik maka ada sebagian khalayak umum yang mencoba membuka link itu dan saat membuka itulah si aplikasi penyadapan sedang menyusup ke tubuh handphone.

Oleh karena itu, kita dituntut untuk lebih berhati-hati dalam bermedia sosial. Bukan hanya menjaga diri dari ujaran kebencian dan hoax tetapi juga menjaga privasi diri sendiri. Selain itu, jika dirasa di dalam handphone kita ada informasi-informasi penting, maka janganlah menjual handphone itu, walaupun rusak sekalipun. Karena, ada banyak aplikasi di internet yang bisa "menghidupkan" kembali foto, video, atau dokumen yang telah dihapus. Ataupun, saat membeli handphone second juga harus lebih berhati-hati jika ada kemungkinan handphone yang dibeli telah ditanami aplikasi tertentu. Salah satu yang bisa dilakukan adalah melakukan restart pengaturan pabrik dari awal. 

Demikian, informasi yang bisa dilakukan, bukan untuk menakut-nakuti tetapi untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan handphone dan media sosial.

oleh: Minardi, Ketua LTN PCNU Klaten, Mahasiswa Pascasarjana Ketahanan Nasional dan Koordinator Divisi Scouting AIS Nusantara

Tag : Opini
0 Komentar untuk "Mungkinkah HP ku Disadap?"

Back To Top