::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

Pesan KH. Muchlis Hudaf tentang Sholawat


NU Klaten - Selasa pagi, 20 Maret 2018 pukul 09.00 WIB dilaksanakan Batur Berdzikir dan Bersholawat bersama Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf. Dalam rangka Harlah Zamuna bertempat di Masjid Raudhotush Shalihin.

Pada kesempatan itu, berkenan memberikan tausyiah Romo KH. Drs. Muchlis Hudaf, Rois Syuariah PCNU Klaten tentang 3 hal, yaitu betapa mulianya bersholawat; mengapa kita bersholawat tidak langsung dan doa tidak akan dikabulkan tanpa adanya sholawat.

Suatu hari datanglah Imam As-Syibli kepada Ibnu Mujahid, maka langsung disambut dengan pelukan oleh Ibnu Mujahid bahkan juga dicium kening yang ada diantara kedua matanya.

As-Syibli pun bertanya kepada Ibnu Mujahid, kenapa engaku berbuat seperti ini?

Ibnu Mujahid pun menjawab: Aku bermimpi bertemu Rasulullah SAW di dalam mimpiku, dan aku pun melihat engaku berjalan menghadap Rasulullah SAW.  Ketika engkau dihadapanya, Rasulullah SAW pun langsung berdiri menyambut engkau, bahkan mencium kening yang ada diantara kedua mata engkau.

Kemudian aku bertanya kepada Rasulullah SAW, Kenapa engkau berbuat seperti ini kepada As-Syibli?

Rasulullah SAW pun menjawab: Karena dia tidaklah mengerjakan sholat wajib kecuali selesai sholat itu dia membaca akhir Surat Taubat dan ditutup Sholawat.


Karena Rasulullah SAW itu sempurna, tidak memiliki kesalahan dan aib. Kita memiliki banyak kesalahan maka kita bersholawat kepada beliau langsung. Maka bersholawat jangan guyonan, bahkan dengan adab yang harus dijaga, bersih dari hadas dan khusyuk. (Han/Min)


Tag : Opini, Syuriah
0 Komentar untuk "Pesan KH. Muchlis Hudaf tentang Sholawat"

Back To Top