::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

Oase: Saatnya Menyebar Cinta di Tengah Kegaduhan Hoax


Oleh: KH. Drs. Muchlis Hudaf, Rois Syuriah PCNU Klaten

Rasulullah SAW bersabda : 

."لايؤمن احدكم حتي يحب لاخيه حتي يحب لاخيه كما يحب لنفسه.". 

"Tidaklah seseorang dianggap beriman dalam arti sesungguhnya kecuali apabila mencintai saudaranya sebagaimana mencintai dirinya sendiri".

Manusia pada umumnya ingin diperlakukan siapapun secara baik, walaupun dia sendiri terkadang tidak seperti itu ketika memperlakukan orang lain apalagi ketika kecewa, sakit hati dan benci. Sangat benar firman Allah bahwa iman seseorang tidak hanya pengakuan saja, akan tetapi perlu diuji bagaimana menghadapi sikap orang lain yang tidak menyenangkan, apakah memaafkan atau membalas dengan perlakuan yang sama ?.

Allah menciptakan manusia sebagai "khalifatullah filardli", wakil-Nya di muka bumi yakni mengatur bumi dan mengelolanya agar kehidupan damai tentram makmur dan sejahtera. Maka manusia sebagai  khalifah itu tidak mungkin terwujud apabila masing-masing manusia hanya mengikuti egonya sendiri .

Pengendalian diri adalah modal dasar yang mampu mengikis kegaduhan hidup dan  kehidupan, baik kegaduhan dunia maya maupun nyata yang semakin merebak dan tentu tidak boleh dibiarkan sebab bisa mengarah kepada konflik berkepanjangan bahkan disintegrasi bangsa.

Menghadirkan bersikap santun, lemah lembut, menjaga perasaan sesama, menghormati dan gawe lego terhadap siapapun dalam kehidupan merupakan sikap mutlak yang harus dikedepankan, baik kepada orang  kecewa dan sakit hati apalagi kepada orang yang selalu  baik dengan kita. 

Nabi bersabda " Ikutilah keburukan dengan kebaikan niscaya kebaikan tersebut menutup keburukan itu “., begitu pula orang bijak berkata " Apabila keburukan dibalas dengan keburukan lalu kapan keburukan  itu berakhir ?".

 اذا قاومت السيءة باالسيءة فمتي تنتهي السيءة

Islam yang santun memiliki ciri khas dalam keseharian, hal itu tercermin dengan :


من كان ياءمر بالمعروف فاليكن امره بالمعروف ومن كان ينهي عن المنكر فاليكن نهيه بالمعروف. 

"Barang siapa yang mengajak kebaikan maka mengajaklah dengan cara yang baik. Barang siapa mencegah kemungkaran maka cegahlah dengan cara yang baik pula ".

Dunia ke depan akan semakin marak mengalami cyber war, dimana berita hoax dan ujaran kebencian membludak dan sulit dikendalikan, jika yang 'arif dan 'alim hanya berbisik dan memilih diam, maka tidak akan lama NKRI akan dirongrong oleh ekstremis agama.
0 Komentar untuk "Oase: Saatnya Menyebar Cinta di Tengah Kegaduhan Hoax"

Back To Top