::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

Oase: Jika Hanya Berilmu, Iblis Pun Lebih Tinggi Ilmunya


Oleh: Romo KH. Drs. Muchlis Hudaf, Rois Syuriah PCNU Klaten

Syekh Abdul Qadir Al Jailani: 

“Aku lebih menghargai orang yang beradab, daripada orang yang berilmu. Jika hanya berilmu, iblis pun lebih tinggi ilmunya daripada manusia”. 

Orang berilmu belum tentu beradab atau berakhlak karena ilmunya tidak bermanfaat, sedangkan orang beradab pasti ilmunya bermanfaat meskipun hanya sedikit ilmu yang dimilikinya sehingga mampu menghantarkan menjadi orang beradab, demikian setidaknya yang dimaksud Syekh Abdul Qodir Al Jailani di atas.

Memang tidak sedikit orang berilmu tinggi tetapi perilakunya tidak mencerminkan sebagai  orang berilmu, itu disebabkan karena ilmunya hanya di bibir saja (pandai bicara) atau dalam tulisan saja (pandai menulis) tetapi ilmunya tidak menyentuh di hati, sehingga ilmu yang dimilikinya tidak mewarnai perilakunya berbeda dengan orang beradab meski ilmu dan pengetahuannya tidak banyak tetapi karena manfaat maka akan mewarnai perilakunya.

Itulah sebabnya Nabi Muhammad SAW  mengajarkan doa:

" اللهم اني اعوذ بك من علم لا ينفع "

"Ya Allah kami mohon perlindungan-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat."

Bahkan semakin banyak ilmu seseorang tetapi tidak semakin baik perilakunya, semakin tinggi pengetahuan seseorang tetapi semakin tidak tercermin dalam perilaku yang mulia maka akan semakin jauh dari Allah dan semakin dekat dengan murka Allah seperti iblis dan orang yang menggunakan ilmunya sekedar untuk mencari status belaka.

Rasulullah SAW bersabda: 

"من ازداد علما ولم يزدد هدي لم يزدد من الله الا بعدا"

"Siapa yang bertambah ilmunya sedangkan hidayahnya (amalannya) tidak bertambah, maka ia hanya bertambah jauh dari rahmat Allah." (Hadits)

Rasulullah SAW tidak menginginkan umatnya hanya banyak ilmu tapi miskin amal, tinggi pengetahuan tapi rendah perilaku dan kepribadian, umat yang diinginkan nabi adalah orang yang kaya ilmu, kaya amal dan juga beradab.

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ مُنْكَرَاتِ الأَخْلاَقِ وَالأَعْمَالِ وَالأَهْوَاءِ

“Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari akhlaq, dari amal dan dari hawa nafsu yang mungkar.” (HR. Tirmidzi)

Semoga peradaban selalu hadir dalam diri kita.
0 Komentar untuk "Oase: Jika Hanya Berilmu, Iblis Pun Lebih Tinggi Ilmunya"

Back To Top