::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

Memperkokoh LAZISNU, Solusi NU


Setiap akhir tahun selalu menjadi waktu bijak untuk refleksi, instrospeksi, merenung, evaluasi atau muhasabah diri terhadap apa yang telah kita lakukan untuk ke depan. Yang lalu akan menjadi sejarah dan pelajaran. Apapun yang sudah kita lalukan, hasil sesuai target atau belum, apapun yang kita alami, suka maupun duka semua itu adalah jejak yang patut kita syukuri.

Kita boleh bangga atas prestasi yang telah kita capai, namun jangan  berhenti sampai disitu, teruslah maju dan terus maju. Kita boleh berduka karena impian dan harapan masih jauh dari gapaian, namun kita harus yakin derai air mata akan berakhir dengan senantiasa bertaqorrub kepada Allah dan terus berusaha dgn sungguh2. 



Kita ingat tahun 2016 kmrn, Lazisnu Pusat sbg salah satu LAZ Nasional mampu menggalang Zis kebih dari 52 Milyard melesat jauh dari tahun2 sebelumnya yang belum pernah menembus angka 10 M. Sehingga Lazisnu terselamatkan dari degradasi karena regulasi KMA no.333 th 2015 yang mensyaratkan Laz Nasional minimal Zisnya 50 M. Di tahun ini dan kedepan Lazisnu akan terus meningkat dilihat dari gerakan masif disetiap daerah mulai tingkat wilayah, kabupaten, kecamatan, desa bahkan sampai anak ranting.

Dan patut diapresiasi belum lama Lazisnu Jawa Timur mampu menggalang donasi sebesar lebih dari Rp. 800 juta dari jejaring LAZISNU se-Jawa Timur bagi pemulihan bencana Pacitan, menunjukkan fakta bahwa kerja keras dan sinergi ini telah berbuah hasil yang manis. Saat ini Lazisnu Jatim telah terbangun jaringan Upzis Lazisnu Kabupaten sebanyak 26 kabupaten dari 35 kabupaten.
Belum seluruhnya memang, tapi setidaknya ini adalah modal awal bagi NU untuk menggetarkan Jawa Timur di 2018, khususnya pada bidang filantropi.

Bagaimana dengan Klaten? di tahun 2018  kita harus mulai melangkah tuntaskan pembentukan UPZIS Lazisnu di 26 kecamatan dan hampir 400 desa. Kira2 bisa nggak ya? Bisa, dan yakin Pasti Bisa! 



Lantas mengapa gerakan membentuk UPZIS hingga tingkat kecamatan/MWCNU dan desa/PRNU harus kita dorong dan lakukan? Karena Lazisnu sbg lembaga strategis yg mengelola dana Zis untuk gerakan jam’iyah NU adalah bagaimana memberi kemanfaatan dan menuntaskan problem hidup jamaah NU. Kita yakin, kalau Lazisnu di semua tingkatan jalan, mk program NU otomatis juga akan jalan.

Saat ini, walaupun Lazisnu telah mengalami kemajuan yang signifikan, harus kita tingkatkan terus krn masih byk tugas pemberdayaan yang belum tercapai dan jika dibandingkan dgn Laznas yang lain kita msh ketinggalan.

Ada beberapa hal yang harus segera kita kerjakan agar LAZISNU semakin kokoh dan jadi solusi bagi NU diantaranya :

Pertama, penguatan lembaga LAZISNU. Ini adalah langkah standar dan paten yang wajib dilakukan. Lemahnya manajemen dan administrasi yang menjadi batu sandungan majunya lembaga. Perlunya manajemen ekskutif yg profesional dan amanah, sehingga lembaga ini benar2 fokus dikelola, karena ini tak ubahnya lembaga keuangan sbgmana BMT.

Penguatan SDM juga menjadi PR serius. Manajemen dan pegawai LAZISNU harus terus di-upgrade skill dan karakternya. Pelatihan kader model PKPNU sebagai sarana penguatan nilai Aswaja pantas diberikan, di samping workshop peningkatan kemampuan fundraising dan tata kelola keuangan.

Kedua, konsolidasi kelembagaan. Peran ini harus mampu dimainkan oleh PC LAZISNU untuk mensinergikan di tingkat MWC/Kecamatan dan UPZIS MWC untuk mensinergikan di tingkat desa/PRNU. 

Konsolidasi adalah harga mati yang tak boleh dibantah. Kuatnya NU karena adanya  jejaring hingga ke desa bahkan anak ranting di mushala dan masjid. Kekuatan ini harus kita pelihara dengan branding program yang sevisi, dan agar tak tumpang tindih dalam bergerak antar kekuatan di NU.

Ketiga, penguatan kreativitas fundraising. Di tahun 2017, khusus di Klaten tercatat total muzakki berjumlah 500an orang pdhl jumlah warga dan simpatisan NU lebih dari seratus ribu orang.

Untuk itulah harus ada trik, strategi, dan model jitu dalam penguatan fundraising. Model Celengan dan kotak Berkah (Koin NU) yang telah menjadi merk LAZISNU Klaten tentu terus dikampanyekan, sembari menguatkan strategi di ranah media. Tidak bisa tidak, LAZISNU harus menatap masa depan era digital ini dengan bertarung pula di ranah media. Sudah saatnya kita tata secara profesional marketing medsos kita melalui fb, twitter, path, instagram, blog, website. Kita bangun brand image LAZISNU dengan team cyber yang profesional dan dinamis.

Keempat; penguatan kreativitas program. Ini adalah front office kita untuk menangguk dana fundraising. Program yang ditawarkan harus semenarik dan sedahsyat mungkin menghujam hati donatur. Pilihan kata, font tulisan, desainbanner, promo via medsos harus dibuat eksotis dan eye catching.

Hal yang terpenting; pen-tasharuf-an program harus melibatkan dan bersinergi dengan lembaga/banom di NU. Karena sejatinya gerak langkah NU adalah gerak bersama seluruh kekuatan dan potensi di NU. Karena itu perlu adanya selalu koordinasi.

Semoga usaha kita bersama dalam membangun NU di Klaten senantiasa dikuatkan, dibimbing, dan diridhai oleh Allah SWT.

Wong NU, Zakatnya ya di LazisNU...!

oleh: Muhammad Cahyanto, Ketua NU Care - LazisNU Klaten
0 Komentar untuk "Memperkokoh LAZISNU, Solusi NU"

Back To Top