::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

Gus Miftah: Jangan Meremehkan Orang Miskin


NU Klaten - Ahad, tanggal 07 Januari 2018 dilaksanakan pengajian rutin Ahad Pahing MWC NU Gantiwarno. Kali ini bertempat di Masjid At Toyyibah Karang mutihan Gantiwarno bersama Gus Miftah dari Yogyakarta.

Pada kesempatan ini Gus Miftah menyampaikan bahwa syaitan itu menggoda manusia dari arah depan, kanan, kiri dan belakang. Sedangkan dari atas itu tempat datangnya Hidayah dari Allah. Kita hadir di pengajian ini adalah orang-orang pilihan.

Harusnya ketika kita sukses. Kita harus berucap hada fi fadli robbi (ini semua atas Anugrah Allah). Dan jangan memiliki sifat seperti Firaun yang kufur nikmat dari Allah.

Ridho dengan pilihan Allah. Doa dan ijabah. Cara Allah mengabulkan doa hamba-hamba Nya itu dengan cara yang berbeda dan waktu yang tidak sama walaupun doa yang diminta hamba Nya dalam waktu yang sama. Jangan remehkan orang miskin. Karena doa orang miskin itu doannya mujarab. Sedangkan orang kaya belum tentu doannya mujarab. Doanya orang miskin itu untuk mendoakan orang lain supaya kaya. Dan orang kaya harus mendoakan orang miskin. Ahlul musibah itu di hisab dulu daripada ahlul alfiyah. Jadi ahlul musibah itu adalah orang yang nerima (nrimo), gak suka gresulo (tidak suka mengelu). Dan Rasulullah menghisabnya sehingga dosanya habis tuntas. Maka Allah memberi Ahlul musibah Kesenangan yang tidak dia dapat di dunia tapi dia dapat di akhirat. 
Dan Allah memberikan surga yang paling tinggi untuk ahlul musibah.

Sedangkan Ahlul alfiyah iri dengan ahlul musibah yang mendapatkan kenikmatan di akhirat. Dan ahlul alfiyah menyesal dengan apa yang diperbuatannya di dunia. Maka jika kita menjadi ahlul musibah semoga diberi ketabahan dan kesabaran. Jika kita merasa miskin karna kita di suruh untuk sabar. Dan Jgn menyesal ketika doa kita di tunda oleh Allah.
Tag : MWCNU, Pengajian
0 Komentar untuk "Gus Miftah: Jangan Meremehkan Orang Miskin"

Back To Top