::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

Tindakan Pertama saat Bencana Alam


NU Klaten – Berdasarkan penuturan Bapak Agus W BPBD Kabupaten, pada Senin 4 Desember 2017 di kantornya, bahwa kondisi Klaten pasca banjir sudah dikatakan normal kembali. Karena banjir yang melewati Sungai Dengkeng ini lebih kepada banjir yang lewat. Sedangkan kondisi saat ini lebih kepada kondisi recovery atau pemulihan pasca bencana. Tercatat sudah tidak ada pengungsi lagi, karena pengungsi, hari Jumat semua kembali ke rumahnya masing-masing. Sebelumnya tercatat titik pengungsiaan berada di Desa Melikan dan Desa Brangkal di Kecamatan Wedi, lalu Desa Beluk di Kecamatan Bayat dan Desa Japanan, Desa Bogor, Desa Tlingsing masuk di Kecamatan Cawas. Sedangkan bentuk recovery pasca bencana itu sendiri antara lain pembenahan tanggul-tanggul sungai dan kebersihan rumah-rumah. 

Jika bertanya apa kebutuhan saat ini? Maka apa yang dibutuhkan saat ini di lokasi pasca banjir adalah:

  1. Alat kebersihan, seperti serok, sapu dan sebagainya karena rumah kotor banyak lumpur dan sampah.
  2. Lalu dalam dunia pendidikan dibutuhkan alat-alat pendidikan karena sebelumnya banyak sarana pendidikan yang terendam air.


Indonesia yang merupakan Jalur “Ring of Fire” memang tidak bisa dilepaskan dari adanya bencana. Di Klaten sendiri, banjir, gempa bumi, puting beliung, tanah longsor dan gunung Merapi yang bisa saja mengancam kelangsungan hidup manusia kapan saja. Oleh karena itu, Ketahanan atas Kebencanaan sangat dibutuhkan untuk itu. Cara yang bisa ditempuh untuk meningkatkan Kesiap-Siagaan atas bencana adalah dengan edukasi. Maka, BPBD Kabupaten Klaten memberikan beberapa tips khusus sebagai tindakan pertama jika bencana terjadi:

  1. Kita perlu mengikuti informasi terkini yang disampaikan oleh BMKG. Karena adanya siklon cempaka kali ini, telah diinformasikan oleh BMKG namun kadang masih belum dihiraukan.
  2. Musim penghujan ini belum sampai di puncak, puncaknya di bulan Desember sampai Januari. Kita harus mengenal dan bersahabat dengan alam. Karena bencana (selain gempa) ada prosesnya, seperti banjir prosesnya hujan lalu penambahan peningkatan volume air sungai. Maka saat peningkatan volume air sungai, saat itu pula kita harus cek listrik dan menaikkan barang-barang berharga. Lalu Desa sudah mempersiapkan tempat pengungsian yang benar-benar aman. Sehingga saat banjir terjadi, masyarakat tinggal langsung mengungsi. 
  3. Masyarakat harus mengidentifikasi bahaya yang mengancam dirinya sendiri, teori evakuasi menunjukkan bahwa 30%-40% evakuasi lebih dilakukan oleh dirinya sendiri.
  4. Proaktif masyarakat dan aparat desa untuk menginformasikan kondisi di sekitarnya.

(Disajikan oleh SER-NU LPBINU Klaten, Ansor-Banser Klaten, NU Care - LazisNU Klaten dan dipublikasikan oleh LTN PCNU Klaten)
0 Komentar untuk "Tindakan Pertama saat Bencana Alam"

Back To Top