::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

RPK sebagai Wujud Kemandirian Ekonomi



NU Klaten – Sabtu, 21 Mei 2017 sebanyak 700an lebih warga NU Klaten memadati Auditorium PG Gondang Baru, Jogonalan, Klaten. Acara yang digawangi oleh PCNU Klaten, di sini LPNU KLaten, bersama KEK dan BULOG mengadakan launching RPK KEK – NU Warung Rakyat Kab. Klaten oleh Ibu Bupati Klaten, Hj. Sri Mulyani.

Di dalam sambutannya H. Mujiburrahman, selaku Ketua Tanfidziyah PCNU Klaten meminta agar senantiasa menjaga komitmen ini. 
“Kepada bulog dan KEK, untuk tetap menjaga komitmen tentang RPK, utamanya tentang stabilitas harga sembako. Saat ini pemerintah telah hadir untuk menstabilitaskan harga pangan. Komitmen ini harus kita jaga, sehingga pemerataan ekonomi bisa terwujud. Dalam rangka kerjasama ini, kualitas produk dan pengiriman juga diperhatikan. Kami meminta kepada warga RPK untuk sungguh-sungguh agar mandiri. Pemerintah telah hadir. Kami himbau kepada teman-teman RPK untuk  bersungguh-sungguh dan harus menjadi mandiri, harus menjadi diri sendiri. Dahulu sebelum NU berdiri ada Nahdlatul Tujjar. NU Insya Allah cita-citanya tercapai hingga Yaumil Qiyamah.”

Ungkapan senada juga disampaikan oleh Ibu Dian Anggraini dari KEK.
“Sekarang kita tidak bisa bergantung dengan siapa pun. Jadikan RPK ini, mumpung diregulasi oleh Negara, dilindungi Negara, menjadi ujung tombak perjuangan ekonomi kita. RPK-RPK sebagai alat perjuangan kemandirian NU, produk NU harus masuk semua. Dari situ, uang kita berputar di sana. Timbulnya kesejahteraan rakyat Indonesia. Klaten, yang membuat orang pusat bisa datang. Klaten menjadi ujung tombak pertama dari gerakan ini akan menasional, dengan baik, masiv dan professional. Jangan berkeluh kesah. Saya akan menekan bulog untuk berkomitmen. Semuanya dari kita dan untuk kita. Pemerintah jadikan sebagai pelindung. 3000 RPK akan berdiri di Solo Raya akan menjadi ujung tombak di Jawa Tengah. Dari rakyat ke rakyat, maka Indonesia akan merdeka secara ekonomi.”

Dari pihak Bulog, Bapak Titob Agus Sabilia menggaris-bawahi tiga point pokok alasan diadakannya kegiatan ini.
“Proses kerjasama kami dengan KEK dan PCNU Klaten ini dalam rangka membangun ekonomi kemasyarakatan. Ada tiga point pokok: pertama, minimal posisi di Klaten di mana kecamatan bahkan ada regulasi putaran uang ini. Kedua, akan mendekatkan persediaan stok, merupakan komunitas bulog ke wilayah Anda. Ketiga, menikmati harga yang terjangkau.”

Bupati Klaten, Ibu Hj. Sri Mulyani sangat berterima kasih dan mengapreasiasi atas terselanggaranya program RPK ini.
“Terima kasih dan apresiasi atas kegiatan hari ini. Acara ini atas kerjasama antara PCNU Klaten, KEK dan Bulog. Hal ini sebagai salah satu komitmen, kerjakeras dan kepedulian dari PCNU Klaten dalam rangka turut serta meningkatkan roda perekonomian berbasis kerakyatan. KEK sebagai salah satu wujud bulog dalam menstabilkan harga pangan dan menyediakan bahan pangan yang terjangkau. Harapan saya dengan adanya RPK memenuhi kebutuhan masyarakat ketika membutuhkan produk-produk tertentu. Rencananya akan dibentuk 900 RPK di wilayah Klaten.”

Kemudian acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Klaten. Kemudian di luar diadakan pasar murah yang diselenggarakan oleh Bulog. Dalam kesempatan itu pula, Bapak H. Mujiburrahman melaunching kopi Salwa produk PCNU Klaten. (Wis/Min)

Tag : LPNU, PCNU
0 Komentar untuk "RPK sebagai Wujud Kemandirian Ekonomi"

Back To Top