::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

DI Masjid Al Aqsho, KH Abdullah Saad Ajak Jamaah Mencintai dan Mengenalkan Rosululloh Saw


NU Klaten~ Alhamdulillah, Pengajian Akbar bersama KH Abdullah Saad yang digelar MWC NU Klaten Utara dan Ngawen kemarin berlangsung sukses. Berdasarkan catatan panitia, jamaah yang hadir di Masjid  Agung Al Aqsho lebih dari 1.100 orang. Kehadiran mereka diiringi dengan lantunan solawat dari grup rebana Al Husna yang tampil kompak.

Dengan tenang, jamaah mengikuti acara demi acara. Setelah beberapa sambutan dan pembacaan tahlil, KH Abdullah Saad yang sudah dinanti pun memberikan tausiahnya. Dengan gaya tuturnya yang khas, murid Habib Lutfi bin Yahya ini menjelaskan tentang konsep mahabbah Rosululloh Saw.

Di bagian awal, KH Abdullah Saad mengutip ucapan Imam Malik.

“Akhir dari umat ini tidak akan menjadi baik terkecuali menggunakan konsep yang ada pada awal umat ini.” kata sang imam  yang dituturkan oleh KH Abdullah Saad.

Dijelaskan oleh pengasuh Ponpes Al-Inshof ini, konsep yang ada pada awal umat dimaksud ialah masa sahabat yang bertemu langsung dengan Nabi Muhammad Saw. Zaman yang disebut sebagai masa terbaik oleh Rosululloh Saw.

KH Abdullah Saad kemudian menceritakan tentang sambutan warga Madinah saat Rosululloh Saw tiba di kota ini. Sambutan yang sangat meriah dengan lantunan sholawat badar dengan rebana yang dimainkan oleh anak-anak Bani Najari.

“Saat itu kanjeng nabi langsung turun dari ontanya, lalu menghampiri anak-anak kecil itu. Lalu mempertanyakan sesuatu.”

“Rosululloh langsung menanyakan, hai anak-anak kecil kota Madinah apakah kalian sudah mencintaiku? Aku sangat mencintai kalian” lanjut KH Abdullah Saad.

Pertanyaan inilah yang menurut KH Abdullah Saad menjadi salah satu yang luar biasa dari diri Rosululloh Saw. Sebuah kurikulum tentang bagaimana sahabat mengajarkan untuk mencintai Rosululloh Muhammad Saw.

Beberapa hadis kemudian dibacakan oleh KH Abdullah Saad.

“Ingat-ingat, tidak ada iman pada diri seseorang yang tidak memiliki cinta kepada Rosululloh Saw” begitu terjemahan salah satu hadis yang diutarakan oleh KH Abdullah Saad.

“Demi Allah, kata Rosululoh, tidak disebut iman kalau belum mencintaiku melebihi cintanya kepada orang tuanya, kepada anak-anaknya, dan kepada seluruh manusia” terjemah hadis yang Soheh Bukhori dan Muslim yang diungkapkan KH Abdullah Saad.

KH Abdullah Saad kemudian menceritakan beberapa kisah cintanya para sahabat kepada Rosululloh Saw. Salah satunya cerita tentang cintanya Abdullah bin Abdullah bin Ubay kepada Rosululloh Saw. Beliau juga menerangkan tentang penyelenggaraan maulid nabi dengan meriah sebagai salah satu bentuk cinta kepada Rosululloh Saw. Kepada hadirin, KH Abdullah Saad juga menjelaskan tentang fisik dan pribadi Rosulullah Saw yang menjadi pondasi mencintai Nabi Muhammad Saw.

Dalam kesempatan tersebut KH Abdullah Saad juga menerangkan tentang pendapat Imam Qurtubi yang dengan gamblang menyatakan “Mayoritas ulama dari ahlussunah wal jamaah sepakat, bacaan-bacaan wirid, Al-Quran dan sebagainya itu fungsinya sama seperti sedekah berupa harta. Jika diniati untuk orang meninggal, sampai di alam kubur. Dasarnya adalah hadis yang diriwayatkan Imam Bukhori dan Muslim ‘setiap kebaikan adalah sedekah”

Selain dapat diikuti secara langsung, kajian pagi kemarin disiarkan melalui live streaming di portal Ngaji Yuk oleh tim dari Aswaja IT Developer. Adapun rekaman selengkapnya dapat diunduh di sini.



Tag : MWCNU
0 Komentar untuk "DI Masjid Al Aqsho, KH Abdullah Saad Ajak Jamaah Mencintai dan Mengenalkan Rosululloh Saw"

Back To Top