::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

Ramadhan: Bulan Al Qur'an


Al-Qur'an adalah kalamullah yang tidak sama dengan kalam manusia atau makhluq.

Al-Qur'an sendiri diturunkan Allah sebanyak dua kali, setelah di LAUHIL MAHFUDH. yaitu secara keseluruhan (jumlatan) dari Lauh Mahfuzh ke langit pertama ditempat yang bernama Baitul Izzah. Dan ini terjadi waktu lailatul qodar sesuai dengan nash Al Qur'an.

Turun kedua adalah secara berkala atau sedikit demi sedikit (mufarraq/munajjam) selama 23 tahun kepada Rasulullah dari Baitul Izzah, langit pertama.

Dari sini, ulama memberikan hikmah perbedaan antara firman Allah menggunakan redaksi "Nazzala" dan "Anzala". "Nazzala" diperuntukkan untuk turun yang kedua secara munajjaman atau berkala, sementara "Anzala" diperuntukkan untuk turun yang pertama secara keseluruhan.

Turunnya ayat yang pertama kepada Rasulullah adalah saat beliau beribadah tafakkur di Goa Hira' dan kemudian didatangi Malaikat Jibril membawa wahyu Al Qur'an.

Dan tanggal turunnya ayat pertama kali pada periode turunnya Al Qur'an yang kedua inilah yang sering diperingati oleh masyarakat muslim sebagai malam nuzulul Qur'an.

Ulama berbeda pendapat mengenai kapan tanggal dan bulan Rasulullah menerima ayat pertama kali di Goa Hira'. Ada yang berpendapat, di bulan Rabiul Awal, ada yang berpendapat di bulan Rojab, dan ada pula yang berpendapat di bulan Ramadhan. Dan pendapat terakhir inilah yang rajih sesuai dengan ayat:

شهر رمضان الذي أنزل فيه القرآن

"Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya al Qur'an" (QS. Al Baqarah: 185).

Juga karena Rasulullah beribadah tafakkur di Goa Hira, dimana Malaikat Jibril datang membawa wahyu, adalah di bulan Ramadhan.

Kemudian ulama yang berpendapat Al Qur'an turun pertama kali di bulan Ramadhan pun juga berbeda pendapat. Ada yang mengatakan pada tanggal 7,  tanggal 17, dan tanggal 21 Ramadhan. Diantara pendapat yang terkuat adalah tanggal 17 dan tanggal 21 Ramadhan.

Alasan yang mengatakan nuzulul Qur'an pertama kali jatuh pada tanggal ke 17 Ramadhan adalah berdalil dengan ayat:

ان كنتم أمنتم بالله وما أنزلنا على عبدنا يوم الفرقان يوم التقى الجمعان

".....Jika kalian beriman kepada Allah dan apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari furqan, yaitu hari bertemunya dua pasukan" (QS. Al Anfal: 41)

"Yaumal Furqan" adalah hari dimana tentara Islam bertemu dengan tentara Kafir pada perang Badar. Dan itu terjadi tepat pada tanggal 17 Ramadhan menurut ahli sejarah, termasuk Imam Ibnu Ishaq dan lain-lain. Dengan demikian, ayat ini memberikan isyarat bahwa itulah tanggal diturunkanya Al Qur'an pertama kali kepada Rasulullah di Goa Hira'.

Menurut Al Marhum Mahmud Basya al Falaki, sebagaimana dinukil Syaikh Khudhari Bik dalam kitab Nurul Yaqin (hal. 25), bahwa turunnya wahyu pertama kali adalah jatuh pada tanggal 17 Ramadhan, 13 tahun sebelum hijrah. Atau tepatnya pada bulan Juli 610 M.

Sedangkan menurut ulama yang berpendapat nuzulul Qur'an jatuh pada tanggal 21 Ramadhan, mereka berhujjah dengan hadits-hadits Nabi yang menunjukkan bahwa Al Qur'an turun pada lailatul Qadar dan pada tanggal yang ganjil. Dan itu adalah tanggal 21 Ramadhan.

Juga sabda Rasulullah:

وفيه ولدت وفيه أنزل علي

"Di hari Senin aku dilahirkan dan dihari Senin juga diturunkan al Qur'an kepadaku" (HR. Muslim, Ahmad, Baihaqi dan Hakim).

Hari Senin pada bulan Ramadhan saat Rasulullah menerima wahyu pertama kali di Goa Hira adalah jatuh antara tanggal 7, 14, 21, dan 28. Dengan demikian, hari ganjil Lailatul Qadar (tanggal 21 keatas) adalah tanggal 21 Ramadhan dimana juga Rasulullah diangkat menjadi nabi. Dan itulah wahyu pertama turun.

Menurut Syaikh Shafiyurrahman al Mubarak dalam Ar Rahiqul Makhtum, tanggal 21 Ramadhan tersebut bertepatan dengan tanggal 10 Agustus 610 M.

Menurut Anda, manakah yang rajih antara kedua pendapat tersebut?

Satu yang pasti perbedaan tersebut tak selayaknya memecah belah persatuan kaum muslimin.

Referensi:
1. Manahilul Irfan karya Syaikh Muhammad Abdil Azhim az Zarqani.
2. Faidhul Khabir karya Sayyid Alawi al Maliki dengan ta'liq Syaikh Muhammad Yasin bin Isa al Fadani.
3. Nurul Yaqin karya Syaikh Khudhari Bik.
4. Ar Rahiqul Makhtum karya Syaikh Shafiyurrahman al Mubarakfuri.

oleh: Drs. KH M Zahid (Pengasuh PP Darul Muhibbin Klaten sekaligus Ketua JATMAN Klaten) dari KH Muhammad Afif Zuhri Demak
0 Komentar untuk "Ramadhan: Bulan Al Qur'an"

Back To Top