::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

KH Mahyan Ahmad: Tiga Perkara yang Luar Biasa

Dinginnya angin, ditabuhi rintikan gerimis, basahnya halaman masjid tidak mengurangi antusias jama’ah. Ada yang ke dalam masjid, ada yang duduk di sepur mini, ada yang di emperan warga. Kesemua itu dilakukan untuk mengikuti pengajian yang disampaikan oleh Kyai Kondang dari Purwodadi yaitu KH Mahyan Ahmad.

Pengajian Akbar Nuzulul Qur'an merupakan agenda rutinan setiap Bulan Ramadhan bagi Masjid Al Qohhar Ngruweng, Wiro, Bayat, Klaten mengadakan pengajian memperingati Nuzulul Qur’an. Acara dilaksanakan malam ini, malam Selasa 27 Juni 2016 mulai ba’da Sholat Tarawih sampai tengah malam 00.00 WIB.

Dalam ceramahnya Kyai Mahyan Ahmad berharap agar setelah mengaji ini mampu merubah kelakuan kita. Dari yang tidak baik menjadi baik, dari yang baik menjadi lebih baik lagi. Karena setiap manusia harus ingat mati agar hidupnya lebih berhati-hati. Gambaran saja, orang sakit kepala maka membeli obar sakit kepala, orang sakit gigi maka membeli obat sakit gigi dan seterusnya. Hal ini menunjukkan bahwa kita sebernarnya takut akan kematian. Namun bagaimanapun semua pasti akan mati, hendak lari ke manapun mati akan kesampaian. Kita percaya juga akan mati, kita tidak percaya juga akan mati. Maka kita harus mempersiapkannya.

Di Masjid peninggal KH Abdul Qohhar yang merupakan keturunan Sunan Pandanaran Bayat sekaligus Guru dari ISKS Pakubuwana X dari Surakarta ini, KH Mahyan Ahmad ngendika bahwa ada tiga perkara yang luar biasa. Kenapa disebut luar biasa? Karena bisa membuat kita bahagia dunia sampai akhirat. Ketiga hal tersebut adalah: 1). Menyebarkan salam. Kita sebagai umat Rasulullah SAW harus mampu menjaga perdamaian. Karena akhlak beliau SAW tidak pernah berbuat buruk termasuk membalas musuh-musuhnya; 2). Hendaknya kita jangan pelit. Kita harus gemar bersedekah karena sedekah ini banyak sekali manfaatnya; 3). Menjaga lisan. Kita wajib menjaga lisan dari hal-hal yang tidak baik. Bahkan seharusnya lisan ini gemar membaca Al Qur’an. Rumah yang mewah besarpun akan terkesan sebagai kuburan jika tidak pernah dibacakan Al Qur’an.
Selain itu Kyai Mahyan juga dhawuh kepada para istri agar selalu berbakti kepada para suaminya.

Sebagai teman ngaji, panitia menyediakan arem-arem dan air mineral gelas kepada para jama’ah. Arem-arem ini diperoleh dari sumbangan seluruh warga masyarakat Ngruweng. Urunan/setor/sumbangan arem-arem ini telah berjalan sejak belasan tahun yang lalu.

Dimeriahkan oleh Hadroh Rebana Modern Al Qohhar Ngruweng yang kaya prestasi di tingkat propinsi.

Acara pada malam hari ini juga mendapat support dari Banser Kecamatan Bayat dan Gunung Kidul Utara. (Jaka/Min)



0 Komentar untuk "KH Mahyan Ahmad: Tiga Perkara yang Luar Biasa"

Back To Top