::: Simak berbagai info menarik melalui twitter dan facebook Ltn Pcnu Klaten Info pemasangan iklan, hubungi email ltnklaten@gmail.com :::

Website Resmi PCNU Kab. Klaten

Fatayat Klaten: Kenapa Perempuan?

Beberapa hari lalu santer berita tentang penganiayaan yang terjadi di Jogja dan Magelang. Belum hangat berita itu, ditambah lagi adanya pemerkosaan disertai pembunuhan yang terjadi di Rejang Lebong. 

Terkait hal ini Ika Nurmaliana Dewi, selaku Ketua Fatayat Klaten menyatakan ikut turut prihatin dan memberikan dukungan moril penuh kepada para korban dan keluarganya. Ika juga kaget, mengapa perempuan yang menjadi korbannya. Mulai dari yang masih siswi SD sampai dewasa. 
“Terkait kekerasan yang terjadi yang saat ini, terutama kasus-kasus terkait penganiayan perempuan. Maka kita perlu melihat bersama, motif apa yang sedang berkembang? Kenapa korban cenderung dari perempuan.” kata Ika, saat ditemui crew nu-klaten.or.id di kantornya 

Ika menghimbau, sebagai sesama perempuan agar meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian. Namun bukan berarti takut untuk beraktifitas, namun lebih kepada menjaga diri. Juga menjaga keluarga, khususnya anggota keluarga perempuan agar selalu berhati-hati. Karena saat ini, di luar rumah sedang banyak ancaman. Apalagi Klaten dekat dengan lokasi kejadian, yaitu Jogja dan Magelang. 

Ika mengharap warga untuk menahan diri dan menunggu hasil investigasi dari pihak berwenang. 
“Ini tidak terlepas dari peran aparat negara untuk mengusut tuntas kasus terhadap perempuan. Sehingga akan mengungkap motif apa semua ini. Marilah kita saling mendukung, bersinergi untuk saling menguatkan untuk perlindungan untuk sesama. Kasus ini semoga menjadi perhatian dan pelajaran. Khususnya agar memberikan porsi lebih perhatian untuk menjaga keluarga. Semoga senantian diberikan keselamatan.”

Perempuan bukanlah makhluk lemah yang dengan mudah dianiaya atau menjadi korban. Di dalam soal keamanan dan keselamatan, perempuan memiliki hak yang sama dengan kaum adam. (Dewi/Min)
Tag : Banom, Fatayat
0 Komentar untuk "Fatayat Klaten: Kenapa Perempuan?"

Back To Top